Perusahaan Octopus Hamish Daud Viral, Diduga Tak Bayar Gaji

Jakarta, CNBC Indonesia –¬†Hamish Daud kembali menjadi sorotan warganet, kali ini pria yang menjadi suami dari musisi Raisa Andriana itu dituding tidak membayar gaji karyawannya. Postingan yang menuding Hamish Daud pun tersebar di media sosial X, yang sebelumnya bernama Twitter.

Kabar tidak mengenakan ini mencuat setelah sejumlah warganet yang diduga pegawai Hamish Daud buka suara dan berkomentar di Instagram resmi milik Octopus. Adapun komentarnya berupa keluhan karena aktor sekaligus pengusaha itu ternyata tidak membayarkan gaji karyawannya hingga berbulan-bulan.

Sampai dengan akhirnya seorang warganet di platform media sosial X membuat sebuah utas atau thread tentang kasus tersebut, dan isu hangat soal Hamish Daud yang tidak membayar gaji karyawan pun menjadi viral di media sosial.


“Octopus itu platform yang dibangun Hamish Daud sama temen-temennya buat ngumpulin sampah bekas pakai. Ada yang pakai juga? Karyawan nggak dibayar, tapi malah jalan-jalan ini bang Hamish. Gimana ini?” tulis akun Twitter @muthiastp.

Akun X @muthiastp itu mengaku banyak warganet yang mengirim pesan langsung atau Direct Message (DM) ke dirinya. Ia menuliskan, warganet yang mengirimkannya pesan berisi aduan dan kabar soal Octopus sudah gulung tikar, warganet yang mengaku belum dibayar gajinya selama 3 bulan, dan Hamish Daud yang kabur saat dipertanyakan soal ini.

“Ada beberapa lagi yang DM, karyawannya sendiri. Dia bilang berita ini valid bahkan, semua hak mereka tertahan termasuk BPJS kesehatan nggak bisa diakses karena perusahaan masih nunggak bayarnya,” katanya.

“Katanya CEO (Moehammad Ichsan), CMO (Hamish Daud) ngilang saat ditanya nasib mereka,” lanjutnya.

Akun X @muthiastp itu pun memberikan bukti tangkapan layar dari keluhan warganet yang diduga karyawannya Hamish Daud, bahkan ada tangkapan layar dari warganet yang sampai menuliskan sebuah hadis yang menuding Hamish Daud telah melakukan zalim.

“Sebab, ini termasuk dalam perbuatan zalim. Menunda penunaian kewajiban padahal mampu adalah kezaliman (HR. Bukhari & Muslim) ‘Orang yang menunda kewajiban, halal kehormatannya dan pantas mendapatkan hukuman'(HR. Abu Daud No.3628, hasan),” tulis warganet dengan akun @black****

“Tolong dong perhatikan Pelestarinya, sudah 3 minggu tidak bisa tarik uang. Mau sampai kapan?” tanya akun @gelar_****

“Pelestarimu kelaparan pak. Sudah hampir sebulan tidak bisa tarik uang, mereka juga ada keluarga, kebutuhan, operasional setiaphari dan lain-lain. Tolonglah diperhatikan pelestarimu yang sudah berjuang di garda terdepan,” komentar akun @leonhen*****

“Pantes 3x reschedule dan nggak ada inisiatif berkabar duluan, pelestariannya nggak dibayar-bayar? Mengecewakan sekali,” kata akun @annissa.para*****

Berdasarkan informasi yang beredar juga, saat ini Hamish Daud sedang asyik berwisata ke sebuah pulau. Kabar ini diketahui setelah bukti tangkapan layar dari broadcast channel Instagram milik Raisa menyebut Hamish Daud bersama anaknya sedang berlibur ke pulau.

“Uhuuu malem-malem kangen Zawi & Bapak. Kali ini 4 malam perginya. Tapi lucu banget mereka lagi Daddy Daughter week berduaan adventure ke suatu pulau,” tulis Raisa.

Postingan itu pun langsung dibanjiri komentar dari warganet. Banyak warganet yang menghujat Hamish Daud dan menilai Hamish Daud sebagai figur publik yang bermasalah atau problematik.

“Waduh problematik ternyata,” tulis akun @byej****

“Buset ini laki dari kemarin trouble mulu dah,” kata akun @wikawk****

“Orang ini berarti beneran problematik ya. Jadi keinget dulu masih suka nonton MTMA, doi sendirian nggak diajakin makan mie instan ramai-ramai sama kru MTMA, karena dianggap ‘nyebelin’ haha. Terus curcol di tendanya sendirian. Mas Daud Mas Daud,” komentar akun @anin*****

Sebagai informasi, Hamish Daud di Octopus sendiri menjabat sebagai Chief Marketing Officer (CMO) sekaligus Co-Founder Octopus. Ia mengklaim aplikasi karya anak bangsa ini dapat membantu masyarakat mengelola sampah.

Octopus diyakini dapat mendukung ekonomi sirkular dan dapat membantu produsen dalam melacak dan mengumpulkan produk bekas konsumsi, baik itu yang bisa didaur ulang maupun tidak. Tim pekerja Octopus disebut sebagai pelestari. https://gunakanlah.com/wp/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*